Konteks: tambang emas underground BUMN
UBPE Pongkor adalah tambang emas underground milik Antam di Pulau Jawa. Operasi underground membawa kompleksitas yang tidak ada di open-pit: ventilasi, pumping, ground control, dan keselamatan kerja dengan margin yang lebih ketat. Data telemetry untuk equipment underground secara historis fragmented — sensor terpasang tetapi tidak terintegrasi ke sistem decision-making.
Scope pilot CONTROL260
Pilot ini mencakup deployment 24 IoT devices di 19 lokasi underground: 11 pompa drainage dan 13 ventilation fan. Backbone fiber optic 24-core sepanjang 1.920 meter dipasang untuk konektivitas low-latency yang dibutuhkan untuk monitoring critical equipment underground.
Untuk Turatech, ini adalah tracking pertama kami dari FMS (FLEET260, fleet open-pit) ke advanced analytics use case — monitoring critical infrastructure underground dengan implikasi keselamatan kerja langsung.
Estimasi ROI
ROI estimasi dihitung pada model 5 tahun: payback 21,9 bulan, ROI 5-tahun 173,4%, Net Benefit ~Rp 970 juta. Sumber benefit: reduksi unplanned downtime pumping (yang langsung berdampak ke flooding risk), optimasi konsumsi listrik ventilasi, dan compliance trail untuk audit keselamatan kerja.
Mengapa kami sebut "pilot" secara eksplisit
Kebijakan komunikasi kami: tidak ada vendor yang boleh mengklaim deployment "live" sebelum go-live resmi. Pongkor sedang dalam fase persiapan mobilisasi — instalasi fiber dan IoT devices belum selesai. Mengklaim "live" hari ini akan menjadi misrepresentation yang akan terbantah saat verifikasi.
Halaman ini akan diperbarui dengan status "live" hanya setelah commissioning resmi dengan validation Antam. Sampai saat itu — ini adalah pilot in progress.
Implikasi untuk operasi underground Anda
Bila Anda mengoperasikan tambang underground dengan kebutuhan monitoring critical equipment — pumping, ventilasi, conveyor, ground control — pilot Pongkor adalah blueprint yang relevan. Hubungi kami untuk diskusi use case spesifik Anda.