Konteks: kontraktor Tier-Atas mengevaluasi Tier-1 dahulu
PT United Tractors Tbk adalah salah satu kontraktor mining services Tier-Atas Indonesia. Untuk site Semen Gresik di Tuban, mereka mengevaluasi FMS Tier-1 global sebagai kandidat utama — pilihan default untuk operasi besar.
Yang membatalkan Tier-1 bukan harga semata. Yang membatalkan adalah kustomisasi yang ditolak — workflow spesifik UT yang dianggap "standar global" tidak bisa diakomodasi. Pada saat itu UT memutuskan mengevaluasi alternatif Indonesia.
Pendekatan: Free Trial 22 hari pada subset fleet
Turatech mengusulkan Free Trial 22 hari pada subset fleet — bukan POC berbayar 6 bulan yang Tier-1 biasa tawarkan. Real-data, real-workflow, real-stake. Validasi pada metrics yang UT definisikan sendiri.
Output validation: Rp 32,8 miliar / tahun production loss recovery teridentifikasi melalui cycle time tracking dan bottleneck detection. Angka ini dihitung bersama tim mine planning UT, bukan estimasi vendor.
Verbatim attribution — keputusan customer
Ini adalah verbatim quote yang sudah disetujui untuk attribution. Bukan paraphrase marketing. Pernyataan langsung dari tim site UT yang menjelaskan mengapa Turatech dipilih melawan kandidat Tier-1.
Implikasi: dimensi kemenangan adalah kustomisasi mendalam, bukan harga. Harga adalah enabling factor — kustomisasi adalah deciding factor.
Hasil: greenlight Q3 2026
Setelah trial 22 hari, UT memberikan greenlight untuk full deployment di seluruh 84 unit fleet site Semen Gresik. Go-live ditargetkan Q3 2026 dengan deployment timeline 1–2 bulan per site (sesuai framework Turatech: site assessment 2 minggu, deployment 4–6 minggu, stabilization 2 minggu).
Implikasi untuk operasi Anda
Bila operasi Anda adalah kontraktor Tier-Atas dengan workflow yang menuntut kustomisasi mendalam — dan Anda sudah evaluasi Tier-1 dengan pengalaman frustrasi pada "standar global" — engagement UT Semen Gresik adalah blueprint yang relevan. Free Trial 22 hari memberikan validation yang cukup untuk decision committee, tanpa komitmen kontrak.